KEBONAGUNG-bismillah. Assalamu'alaikum
warohmatullahi wabarokatuh
Nasib Manusia siapa yang tau!
Dahulu kala, ada seorang Petani miskin memiliki seekor Kuda putih yang sangat cantik, dan gagah suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli Kuda itu dan menawarnya dengan harga yang sangat tinggi!
Tapi sayang si Petani miskin itu tidak mau menjualnya!
Lalu teman-temannya
menyayangkan dan mengejek karena dia tidak menjual Kudanya.
Keesokan harinya, Kuda
itu hilang dari kandangnya.
Maka teman-temannya
berkata:
"Sungguh jelek
nasibmu, padahal kalau kemarin kamu jual, kamu pasti kaya, sekarang Kudamu
sudah hilang”.
Tapi si Petani miskin hanya diam saja tanpa komentar.
Namun beberapa hari
kemudian, Kudasi Petani kembali ,
bersama 5 ekor Kuda liar lainnya.
Lalu teman-temannya
berkata:
"Wah! Beruntung
sekali nasibmu, ternyata perginya Kudamu membawa keberuntungan”.
Si Petani tetap hanya diam saja, beberapa hari kemudian,
anak si Petani yang sedang melatih Kuda-Kuda
baru mereka terjatuh dan kakinya patah.
Lalu teman-temannya
berkata:
"Rupanya Kuda-Kudaitu
membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah”.
Si Petani itu tetap diam tanpa komentar.
Seminggu kemudian
terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa untuk
berperang, kecuali si anak Petani itu
karena tidak bisa berjalan!
Teman-temannya
mendatangi si Petani sambil menangis:
"Beruntung
sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan
anak-anak kami”.
Barulah si Petani kemudian berkomentar:
“Janganlah terlalu
cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jeleknya!”
Semuanya ini adalah
suatu rangkaian proses yang belum selesai.
Syukuri dan terima
keadaan yang terjadi saat ini!
“Apa yang kelihatan
baik hari ini belum tentu baik untuk hari esok!”
“Apa yang buruk hari
ini belum tentu buruk untuk hari esok!”
“Tetapi yang pasti, Allah
paling tahu yang terbaik buat kita!”
Bagian kita adalah,
mengucapkan syukur dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di
dalam hidup kita ini.
Jalan yang
dibentangkan Allah belum tentu yang tercepat, bukan pula yang termudah. Tapi
sudah pasti yang terbaik.
Allah tidak
menjanjikan hidup ini mudah, tapi Allah menjanjikan jalan keluar yang tidak
disangka sangka bagi hambanya yang selalu istiqomah.
Tetap semangat dan
teruslah berbaik sangka saudara saudariku
JazzakAllah khairan
#dengan bersyukur kita bahagia
Kontributor: Nmi Nyai Neneng Hasanah, S.Pd
Editor: Admin

Posting Komentar